
Pekanbaru, 11 Desember 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB Unri) menggelar rapat lanjutan untuk membahas rencana pembangunan water station melalui skema wakaf uang, yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada tahun 2026.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Gedung Dekanat Lantai 2 FEB Unri, dipimpin oleh Dekan FEB Unri dan dihadiri oleh tim yang terdiri dari Dr. Eka Armas Pailis, S.E., M.M., Ahmad Fauzan Fathoni, S.E., M.Sc., dan Darmayuda, S.E., M.Si., dosen FEB Unri sekaligus nazhir wakaf.
Dekan FEB Unri, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M., bersama tim menindaklanjuti inisiatif pembangunan water station sebagai salah satu implementasi program FEB Unri Green Campus. Inisiatif ini diharapkan menjadi simbol kebaikan dan kepedulian lingkungan melalui penyediaan air minum yang bersih, sekaligus membuka ruang bagi sivitas akademika untuk berwakaf.
"Water station wakaf bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi bagian dari budaya kebaikan yang ingin dibangun di lingkungan kampus. Kami ingin menghadirkan fasilitas yang memberi manfaat jangka panjang. Water station berbasis wakaf ini bukan hanya menyediakan air minum yang bersih, tapi juga mengajarkan nilai kepedulian, spiritual dan keberlanjutan. Setiap tetes yang dimanfaatkan menjadi doa dan kebaikan yang terus mengalir,” ujar Dr. Alvi.

Rencana pembangunan water station sebenarnya telah direncanakan sejak lama. Melalui skema wakaf dan dukungan nazhir, program ini dinilai memiliki peluang keberlanjutan yang baik, terutama untuk pemeliharaan dan operasional jangka panjang.
Pembahasan rapat juga menyoroti sistem wakaf uang yang akan digunakan. Skema ini direncanakan melibatkan Ikatan Keluarga Alumni FEB (IKAFE) sebagai mitra kolaborasi, sehingga partisipasi wakaf dapat dilakukan dengan lebih luas. Ke depan, wakaf uang ini juga direncanakan dapat diakses secara digital melalui aplikasi berbasis mobile untuk memudahkan donasi.

Melalui water station wakaf ini, mahasiswa FEB, staf, dan dosen akan memperoleh akses air minum segar dan bersih tanpa harus membeli produk kemasan. Langkah ini mendukung program FEB UNRI Green Campus dalam mengurangi sampah plastik, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan.