Pekanbaru, 18 Mei 2026 — Mahasiswa Pecinta Alam Humendala Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB UNRI) melaksanakan kegiatan Pengambilan Nomor Pokok Anggota (PNPA) Angkatan XXXVI sebagai bagian dari proses kaderisasi, penguatan identitas keanggotaan, serta regenerasi organisasi di lingkungan Mapala Humendala FEB UNRI.
Mengusung semangat “Tuntas Melewati Badai Proses, Selamat Datang di Garis Pengabdian”, PNPA Angkatan XXXVI menjadi momentum penting bagi Humendala dalam menyambut anggota inti aktif baru yang telah melewati rangkaian proses pembinaan organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13–18 Mei 2026 dengan titik kegiatan di Sekretariat Mapala Humendala FEB UNRI serta rangkaian aktivitas lapangan yang menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Puncak kegiatan PNPA dilaksanakan pada 18 Mei 2026 melalui upacara resmi Pengambilan Nomor Pokok Anggota Angkatan XXXVI Mapala Humendala FEB UNRI. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNRI, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M., sebagai Pembina Upacara. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FEB UNRI, Rendra Wasnury, S.E., M.IB., bersama pengurus Humendala serta anggota Humendala FEB UNRI.

Pada PNPA Angkatan XXXVI ini, sebanyak enam anggota inti aktif baru resmi dilantik dan memperoleh Nomor Pokok Anggota dengan nama angkatan *SAJAK AKAR*. Pencapaian tersebut menjadi penanda bahwa para anggota baru telah menuntaskan proses panjang yang menjadi bagian penting dari tradisi kaderisasi Humendala, mulai dari presentasi materi ruangan, bakti sekretariat, hingga ekspedisi angkatan.
Dilantiknya Angkatan Sajak Akar menjadi bukti bahwa regenerasi organisasi Mapala Humendala FEB UNRI terus berjalan secara berkelanjutan. Proses ini tidak hanya dimaknai sebagai tahapan formal keanggotaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan anggota untuk mengabdi kepada organisasi, fakultas, masyarakat, serta lingkungan.
Dalam arahannya, Dekan FEB UNRI menyampaikan bahwa kegiatan PNPA tidak hanya menjadi agenda formal dalam organisasi, tetapi juga merupakan proses penting dalam membentuk mahasiswa yang memiliki mental tangguh, rasa tanggung jawab, solidaritas, serta kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.
“Humendala adalah ruang pembelajaran karakter bagi mahasiswa. Melalui kegiatan seperti PNPA ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang organisasi dan alam, tetapi juga belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk membentuk generasi muda FEB UNRI yang tangguh dan berkarakter,” tutur Dr. Alvi.
Lebih lanjut, Dr. Alvi menekankan bahwa keberadaan Humendala memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai agenda lingkungan fakultas, khususnya dalam penguatan semangat Green Campus FEB UNRI. Menurutnya, mahasiswa pecinta alam diharapkan mampu menjadi motor penggerak kepedulian lingkungan di kampus melalui kegiatan konservasi, edukasi, dan aksi nyata yang berkelanjutan.
“FEB UNRI terus mendorong agar organisasi mahasiswa tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi fakultas dan masyarakat. Humendala memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam gerakan kepedulian lingkungan, termasuk dalam mendukung pengembangan kawasan hijau dan budaya kampus yang berkelanjutan,” ujar Dr. Alvi.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FEB UNRI, Rendra Wasnury, S.E., M.IB., menyampaikan apresiasi atas konsistensi Humendala dalam menjalankan proses kaderisasi organisasi. Beliau menilai kegiatan PNPA menjadi momentum penting untuk memperkuat regenerasi, loyalitas, dan kesinambungan organisasi mahasiswa di lingkungan FEB UNRI.
“PNPA merupakan proses penting dalam perjalanan seorang anggota Humendala. Di dalamnya ada nilai kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, serta tanggung jawab terhadap organisasi. Kami berharap anggota baru yang mengikuti proses ini dapat menjadi kader yang aktif, solid, dan mampu membawa nama baik FEB UNRI."
Rendra juga berharap kehadiran enam anggota inti aktif baru Angkatan Sajak Akar dapat memberikan energi baru bagi Humendala FEB UNRI. Menurutnya, anggota baru diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, menghadirkan gagasan yang inovatif, serta konsisten menjaga kelestarian alam dan nama baik organisasi sebagai bagian dari keluarga besar FEB UNRI.
Kegiatan PNPA Angkatan XXXVI Mapala Humendala FEB UNRI menjadi sarana untuk memperkuat semangat kekeluargaan antaranggota. Melalui proses ini, para anggota baru diharapkan semakin memahami nilai dasar organisasi, etika berkegiatan di alam terbuka, pentingnya keselamatan, solidaritas, serta tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan jargon “Tabah Melangkah Jauhi Kalah”, Humendala FEB UNRI terus menegaskan komitmennya sebagai organisasi mahasiswa pecinta alam yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas petualangan, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengabdian, dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Selamat berproses dan selamat mengabdi untuk Angkatan Sajak Akar. Salam Lestari.