Pekanbaru, 23 April 2026 – Pada hari ini, di Ruang Sekretariat Media Center FEB UNRI, diadakan rapat teknis persiapan penanaman anggrek yang dipimpin langsung oleh Dekan FEB UNRI, Dr. Hj. Alvi Furwanti Alwie, S.E., M.M., dihadiri oleh perwakilan Media Center FEB UNRI, Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam FEB UNRI (Humendala). Fokus utama rapat ini adalah membahas rencana penanaman berbagai jenis anggrek yang akan menjadi bagian dari pengembangan Arboretum Anggrek di Hutan Kampus FEB UNRI.
Mengawali rapat, Dr. Alvi Furwanti Alwie mengungkapkan bahwa penanaman anggrek ini merupakan langkah awal dalam rencana pengembangan kawasan Hutan Kampus dalam meningkatkan fungsi ekonomi hutan dan pelestarian yang juga mendukung CoE FEB UNRI yaitu penguatan ekonomi hijau dan keberlanjutan di kawasan lahan basah dan menciptakan kampus yang lebih indah dan bernilai ekonomi lingkungan. "Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keberlanjutan dan pelestarian alam dan tentu saja meningkatkan nilai ekonomi Hutan Kampus maka pengembangan arboretum dengan memulai penanaman anggrek akan memperkaya keanekaragaman flora di kampus, serta memberikan ruang bagi mahasiswa dan civitas akademika lainnya menikmati kampus yang indah dan menunjang ruang belajar yang lebih nyaman, sebagai upaya kecil yang kami harap dapat memberi dampak besar bagi pendidikan lingkungan dan kesadaran tentang pentingnya keberagaman hayati," ujar Dr. Alvi.

Selanjutnya, rapat membahas jenis anggrek yang akan ditanam, yang meliputi Dendrobium (Dendrobium spp.), Vanda (Vanda spp.), dan Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis). Anggrek-anggrek ini dipilih karena keindahannya serta kemampuannya untuk tumbuh subur di lingkungan tropis kampus. Penanaman anggrek ini juga bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman flora serta menjadi pusat studi bagi mahasiswa dan peneliti di bidang konservasi dan ekologi.
Dalam pembahasan teknis, rapat menyepakati langkah-langkah yang diperlukan untuk menempelkan anggrek pada pohon induk yang sudah disiapkan. Teknik penempelan ini sangat penting untuk memastikan anggrek dapat tumbuh optimal di lingkungan alami Hutan Kampus FEB UNRI. Untuk memudahkan pemeliharaan dan pertanggungjawaban, anggrek akan dibagi ke dalam beberapa cluster dari 30 pohon yang sudah memiliki geotagging. Pada tahap awal akan difokuskan penempelan anggrek di 10 pohon. Perencanaan cluster jenis anggrek juga dikembangkan di area arboretum. Kegiatan penempelan anggrek direncanakan akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Mei 2026, melibatkan berbagai unsur mulai dari pimpinan FEB, dosen, tenaga kependidikan, kelembagaan kemahasiswaan di tingkat fakultas dan universitas, serta mitra-mitra yang selama ini mensupport dalam inisiasi FEB Green Campus.
Sebagai bagian dari persiapan, bibit anggrek yang akan digunakan dalam program ini dibeli dari Unit Produksi Kultur Jaringan Pekanbaru (@upkuljarpekanbaru), yang merupakan pusat layanan budidaya jaringan tanaman. Sebagai mitra yang mendukung, Unit Produksi Kultur Jaringan Pekanbaru juga akan turut serta dalam kegiatan penempelan anggrek di Hutan Kampus FEB UNRI, memastikan kualitas bibit dan keberlanjutan tanaman anggrek yang akan ditanam.

Selain penanaman anggrek, rapat juga membahas upaya pengembangan Hutan Kampus FEB UNRI yang saat ini masih merupakan hutan sekunder, menjadi hutan primer yang lebih kaya akan keanekaragaman hayati. FEB UNRI sudah mulai menanam pohon-pohon endemik asli Riau, seperti Keruing (Dipterocarpus spp.), Meranti (Shorea spp.), dan Kulim (Scaphium macropodum) secara bertahap bersama mitra, dengan harapan ekosistem Hutan Kampus dapat berkembang dengan baik dan seiring dengan pertumbuhan tanaman anggrek.
FEB UNRI terus berkomitmen untuk menjadikan kampus sebagai pusat pendidikan lingkungan yang inovatif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi, serta memperkaya keanekaragaman hayati khususnya di Riau dan Indonesia umumnya.